Di manakah Pahala

Review Buku Ust. Salim A. Fillah "Menggali ke Puncak Hati"

Jangan kau tanya padaku di mana pahala, bagaimana bentuknya, seperti apa warnanya. Allah yang berkuasa atas itu, Ia yang Maha Tahu. Namun, kita menemukan isyarat indah, bahwa kita boleh memaknai banyak tempat sebagai semayam pahala-pahala, semayam kebaikan yang akan kita petik nanti di hadapan-Nya. Ini, untuk mempertegas lagi, alangkah luasnya ibadah. Pahala, balasan kebaikan itu begitu luas, ada di banyak tempat. Seperti di setiap kejadian:
               "Sangat mengagumkan keadaan seorang mukmin! Sesungguhnya semua urusannya mengandung kebaikan, dan hal itu tidak terjadi, kecuali bagi seorang mukmin. Jika ia ditimpa musibah, ia bersabar; dan itu lebih baik baginya. Dan bila mendapat kelapangan, ia pun bersyukur; dan itu juga lebih baik baginya." (HR. Muslim dan Ahmad)

Juga orang-orang disekitar kita, mereka adalah potensi pahala, ladang kebaikan. Di wajah-wajah mereka, ada guratan kebaikan yang bisa kita gali, arahkan, dan petik pahalanya yang terus mengalir. 
                       "Barang siapa yang mensunnahkan di dalam Islam sunnah kebaikan, maka baginya pahalanya sendiri dan pahala orang-orang sesudahnya yang beramal dengannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun." (HR. Muslim)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

biodata anak smash

Abjad Aksara Lampung

introduction and descriptive text