Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

Mengikhlaskan Kehilangan

Senyuman tipis hanya untuk menutupi rasa kehilangan yang mendalam. Ada hati yang tak ikhlas melepaskan apa yang tak ingin dilepas. Ada hati yang tersayat saat harus menerima takdir yang tak mampu ditolak oleh semua manusia "Kematian". Inilah saat-saat terakhir aku mampu melihat raganya untuk terakhir kalinya. Semua orang yang datang memeluk erat tubuh yang tak lagi utuh. Berbela sungkawa atas wafatnya separuh hati yang telah lama menemani selama satu dasawarsa. Suamiku tercinta telah berpulang ke Rahmatullah. Tangisku pecah saat raga yang selama ini menjadi sandaran tertutup rapat oleh papan dan tertimbun tanah. Seperti mimpi buruk yang pernah ku alami selama hidup. Tapi ini bukanlah mimpi, melainkan takdir. Seperti apa yang dikatakan oleh suamiku bahwa kita harus siap menerima takdir Allah. "Ummi, kita tidak pernah tahu bahwa kita bisa memiliki kesempatan untuk beramal shalih sampai hari esok. Maka, kita harus mempersiapkan bekal kita untuk pulang ke kampung halama...